Pencapaian Tertinggi Seorang Ririn Wandes

April 16, 2021

Setiap manusia pastinya punya pencapaian dalam kehidupan. Memang tidak ada yang sama bentuk pencapaiannya. Membahas topik pencapaian terkadang terkesan sombong padahal ini merupakan salah satu bentuk memotivasi orang lain. Selain itu,sebuah pencapaian yang diberitahukan ke orang lain juga bentuk apresiasi terhadap diri sendiri.

Pencapaian Tertinggi Ririn Wandes

Menurut pendapat saya,pencapaian tidak selalu tentang uang. Beberapa orang mungkin mendeskripsikan sebuah pencapaian jika sudah memiliki duit banyak,harta yang berlimpah atau sedang di puncak popularitas. Pencapaian itu bisa lebih mendalam maknanya,bukan hanya uang namun bisa karakter yang bagus,kepribadian yang menarik atau mendapatkan hal-hal lain yang belum pernah diraih.



Beberapa hal memang saya kategorikan sebagai pencapaian di dalam hidup. Ada yang berupa finansial,karir,prestasi gemilang maupun memiliki skill baru yang membanggakan. Di dalam hidup ini,pencapaian yang paling membuat saya bahagia adalah ketika bisa mengalahkan rasa malas dan rasa cemas berlebihan.

Sebelum menjalani kehidupan yang lebih nyaman seperti sekarang,saya sering mengalami kecemasan atas hal-hal yang belum terjadi. Omongan orang lain dulu sering didengarkan dan menjadi takut untuk meraih mimpi serta keluar dari zona nyaman. Sekarang,semua sudah tidak ada lagi karena fokus untuk maju ke depan. Capai segala sesuatu yang ingin didapatkan tanpa rasa cemas berlebih dengan kemungkinan menghadapi kegagalan.

Berani Solo Traveling ke Eropa

Well,ini salah satu pencapaian tertinggi di dalam hidup seorang Ririn Wandes. Bayangkan betapa jauh jarak dari kota Medan menuju kota Istanbul. Ribuan mile sepertinya yang harus ditempuh,menghabiskan waktu hingga seharian penuh di perjalanan bahkan lebih karena adanya transit di negara lain. Selama ini,menjalani solo trip hanya sebatas negara tetangga yang jaraknya mungkin sebatas pindah kota atau antar provinsi saja.



Saya kategorikan sebuah pencapaian tertinggi karena bertemu budaya baru yang sudah pasti jauh berbeda dengan Indonesia. Menghadapi orang dan karakter baru dengan terkendala bahasa juga. Setelah dua minggu menjalani kegiatan di negeri para sultan yaitu Turki,akhirnya saya banyak belajar bahwa keberanian itu bisa diraih jika dimulai untuk menghadapi rasa takut. Kecemasan masih ada namun tidak sebesar pada masa lalu. Terkadang cemas muncul ketika menunggu jadwal perjalanan,khawatir jika ketinggalan jadwal.

Well,sebenarnya masih banyak pencapaian lainnya namun untuk saat ini hanya cerita ini yang diceritakan masuk kategori yang tertinggi sepanjang tahun 2021. Soon,saya akan ceritakan banyak hal menarik lainnya terutama untuk cerita perjalanan ke Turki. Btw,kawan-kawan boleh singgah baca artikel tentang Penjelajahan Masjid Indah di Dunia.

You Might Also Like

0 Comments

Hello,friends
Mari tinggalkan kesan dan pesan untuk penulis

Subscribe