Proses Seleksi YSEALI Regional Workshop Empowering Southeast Asian Educators 2019

November 01, 2019

Proses seleksi YSEALI (Young Southeast Asian Leaders Initiative) Regional Workshop Empowering Southeast Asian Educators 2019 tidak rumit jika diikuti seluruh tahapannya dan dipenuhi seluruh persyaratannya. Seleksinya memang tidak mudah namun bisa diikuti oleh seluruh calon peserta. Tahapan-tahapan seleksi juga sudah ada diinformasikan di website, baca dan laksanakan prosesnya.

Awalnya saya melihat informasi pengumuman pembukaan seleksi YSEALI ini dari email karena sebagai member sudah pasti sering dikirim pesan ketika ada informasi terbaru. Membaca setiap info yang tertera dan mengikuti tahapan demi tahapan serta tentunya memenuhi segala persyaratan. Saya pun melihat poin-poin pada formulir pendaftaran, bagian-bagian yang harus diisi serta file yang harus diunggah. By the way,  saya sudah membahas juga tentang YSEALI program fully funded bergengsi untuk anak muda ASEAN.



Persiapan Essay 

Yeah, awal mengikuti proses seleksi YSEALI tentunya saya harus menyiapkan essay. Ada beberapa poin yang harus dituliskan pada essay diantaranya tentang mengapa saya harus dipilih menjadi bagian program ini. Kemudian mengenai seberapa relevan program ini terhadap karir atau pekerjaan saya, Selain itu juga harus mendeskripsikan tentang kesuksesan terbesar yang berhubungan dengan pencapaian tentunya.

Dalam mengikuti program seperti ini, baik YSEALI maupun lainnya yang mana kita tetap diminta untuk mendeskripsikan pengalaman aktivitas sosial atau kesukarelaan yang pernah dilakukan. Nah, saya pun bercerita tentang bermacam kegiatan yang sudah pernah dilakukan sejak menjadi mahasiswa hingga sekarang. Semuanya yang memang berdampak pada lingkungan sekitar. Pengalaman tentang kepemimpinan juga tentunya tidak ketinggalan karena dari program ini nantinya kita diharapkan bisa menjadi penggerak untuk komunitas sehingga bagikan saja bentuk proyek yang pernah kita pegang selama ini. Terakhir, pada essay diminta untuk mendeskripsikan harapan sebagai peserta pada program ini.

Persiapan Surat Rekomendasi

Surat rekomendasi juga merupakan salah satu berkas yang harus dilampirkan. Well, saya pun meminta dosen masa kuliah dahulu membuatkan surat rekomendasi untuk saya. Yeah, menjelaskan skill dan pengalaman secara profesional yang mana hubungan antara dosen dan mahasiswa. Memang tidak boleh membuat referensi dari teman maupun keluarga sehingga memang yang harus memiliki profesi yang profesional.

Persiapan Video

Proses seleksi tidak terbatas hanya menyiapkan essay, kemampuan berkomunikasi juga diminta sebagai persyaratan. Saya membuat sebuah video yang mendeskripsikan diri dalam durasi yang singkat. Kemudian, video tersebut diunggah ke platform seperti youtube namun diberi batasan yang bisa menonton videonya.

Video yang saya buat tanpa editan berlebihan bahkan sederhana menggunakan smartphone saja meskipun bisa menggunakan kamera. Berhubungn durasi yang singkat maka melalui telepon genggam jauh lebih mudah menurut saya. Hmm, yang penting pencahayaan tepat, suara jelas dan ekspresi wajah terlihat antusias.

Mengisi Formulir Pendaftaran

Setelah seluruh persiapan essay, video dan surat rekomendasi selesai maka kembali buka website YSEALI Edu KL untuk mengisi formulir pendaftaran pada tahap akhir. Seluruh poin-poin harus diisi agar juri lebih tertarik untuk melihat aplikasi kita. Setelah sudah selesai mengisi maka klik untuk submit dan menunggu pengumuman berikutnya dari panitia.

Pengumuman Kelulusan

Setelah menunggu sejak bulan April hingga Juni, akhirnya masuk pesan melalui email yang menyatakan kelulusan. Uh disitu rasanya bahagia sekali hingga saya pun menjumpai kepala sekolah tempat bekerja dan mengucapkan rasa terima kasih. Saya mendapatkan email sebanyak dua kali dari YSEALI Kedutaan Kuala Lumpur dan juga dari tim YSEALI Edu KL.

Setelah mendapatkan email pertama di atas kemudian ada berikutnya yang mana menginformasikan bahwa saya masih harus mengisi data lanjutan seperti data pasport dan lain sebagainya. Selanjutnya menunggu pemberitahuan tentang keberangkatan dan persiapan yang perlu dibawa selama beberapa hari di Kuala Lumpur.


Pengumuman Pre Workshop

Beberapa hari setelah mengisi data lanjutan maka saya dan peserta lainnya diminta untuk mengikuti pre workshop. Nantinya juga setelah workshop ada post workshop sehingga memang kegiatan ini berkelanjutan tidak berhenti begitu saja. Saya pun masuk ke website Canvas untuk mengikuti pembelajaran secara online. Ada mentor yang mengarahkan dan peserta pun harus mengerjakan beberapa topik pembahasan.

Pembagian Group

Peserta yang sudah masuk ke dalam Canvas masih dibagi lagi menjadi grup disesuaikan dengan minat masing-masing. Saya memilih membahasa Tourism dan ternyata ada dua kelompok sehingga masuk ke bagian Tourism 2. Beberapa teman kelompok memang dari negara-negara yang berbeda, tidak ada yang berasal dari Indonesia dari grup tersebut kecuali saya. Kami pun mulai berdiskusi selama beberapa minggu hingga akhirnya bertemu pada workshop. 

Dalam satu kelompok terdiri sekitar 5 hingga 6 orang dan dibimbing oleh seorang mentor yang siap membimbing hingga hari terakhir untuk presentasi nantinya. Kami pun berdiskusi secara online melalui sosial media untuk membahas proyek yang disiapkan dan tentunya agar semakin akrab nantinya dalam menjalin komunikasi.



Well, masih ada kelanjutan dari keseruan YSEALI Regional Workshop Kuala Lumpur. Tungguin aja di blog ini yah, komentar di bawah ini donk yang sudah pernah ikut atau kamu yang berniat untuk ikutan.






































You Might Also Like

0 Comments

Hai, Silahkan Berkomentar Dengan Bijak

Subscribe