Pengalaman YSEALI Empowering Southeast Asian Educators 2019 (Arrival Day)

November 03, 2019

YSEALI (Young Southeast Asian Leaders Initiative) Empowering Southeast Asian Educators 2019 memberikan pengalaman dan wawasan baru untuk saya. Selama 5 hari berada di Kuala Lumpur bersama para partisipan lainnya meninggalkan kesan yang menarik untuk kelanjutan masa depan perkembangan anak muda di Asia Tenggara. Kamu yang mau ikutan YSEALI harus tahu juga Proses Seleksi YSEALI Educators 2019.

Keberangkatan #Day 1
19 Oktober 2019, 11:20 AM

Keberangkatan para peserta YSEALI Regional Workshop berbeda-beda. Dari kota Medan menuju Kuala Lumpur hanya memakan waktu sekitar 45 menit menggunakan transportasi udara. Sesuai dengan penerbangan yang sudah dipesan oleh panitia maka saya pun berangkat dari rumah menuju bandara Kualanamu Int. Airport Deli Serdang. 

Melakukan perjalanan sendirian mungkin bukan hal yang sulit karena sudah cukup terbiasa menjadi solo travelling. Well, group whatsapp pun mulai ramai dengan aneka obrolan dari peserta. Ada yang sudah tiba di Kuala Lumpur pada hari sebelumnya berhubung penerbangan terdekat hanya ada pada hari tersebut dari kota tempat tinggal mereka. Saya pun ikut aktif di dalam group dan mengabarkan bahwa sedang dalam perjalanan menuju bandara. 

Well, saat saya menginformasikan tentang keberangkatan ternyata ada juga yang berangkat dari bandara Kualanamu. Yeah, awalnya ia berasal dari kota Langsa namun berhubung yang terdekat adalah Kualanamu maka ia pun memilih berangkat dari bandara tersebut. Finally, saya punya teman satu pesawat meskipun sudah pasti duduk tidak sama karena ia sudah check in terlebih dahulu.

Tiba di KLIA 2

Pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan AK 390 mendarat dengan aman dan selamat di landasan penerbangan KLIA 2. Seluruh penumpang sudah bersiap-siap untuk turun, saya terbiasa untuk menunggu terlebih dahulu hingga pesawat terparkir dengan sempurna. Pesawat Air Asia yang saya tumpangi mendarat pukul 1.15 PM waktu setempat.



Setelah keluar dari pesawat, saya dan Ari (peserta dari kota Langsa) langsung berjalan menuju ke dalam bandara. Kami pun sibuk berjalan menuju imigrasi, bandara KLIA 2 ini sangat luas sehingga butuh energi untuk tiba di tempat pengambilan bagasi dan imigrasi. Sebelumnya tentu kami membeli kartu internet terlebih dahulu karena akan menghabiskan waktu seminggu di Kuala Lumpur sangat butuh koneksi data internet untuk berkomunikasi.

Antrian untuk imigrasi menghabiskan waktu hingga lebih sejam, ada banyak turis yang datang ke Kuala Lumpur. Kami pun fokus mengantri sambil terus berkomunikasi dengan tim panitia yang sudah menjemput di pintu depan keluar yang biasa memang tempat penjemputan.

Saat sudah selesai semua urusan imigrasi dan bagasi, saya dan Ari langsung mendorong koper menuju tim penjemput dan peserta lainnya yang juga sudah tiba. Yeay, berkali-kali saya mengunjungi Kuala Lumpur, baru kali ini deh dijemput pake papan nama penjemputan (merasa ala orang penting yah).

Selanjutnya, kami pun saling sapa antar peserta dan panitia. Dari seluruh peserta yang sudah tiba di bandara memang hanya kami berdua yang dari Indonesia, selebihnya ada yang dari Kamboja, Borneo, Vietnam. Berfoto pun tidak ketinggalan, kami mengabadikan moment terlebih dahulu sebelum menuju hotel.

Menuju Hotel Pullman

Panitia mengantarkan kami menuju bus yaang akan membawa ke hotel. Beberapa peserta yang baru mendarat masih harus tinggal di bandara menunggu yang lainnya. Bus yang digunakan adalah mode mini van yang biasa bermuatan 15 orang. Supir dengan sigap membantu seluruh barang bawaan untuk disusun ke dalam van.

Wajah lelah sudah terpancar dari beberapa peserta, begitu juga saya yang sudah bersiap-siap sejak pagi menuju bandara. Apalagi harus mengantri imigrasi hingga sejam lebih sambil berdiri tentu energi sudah terkuras disitu saja. Saya berniat tidur di dalam van tapi rasanya sayang jika tidak mengobrol dengan teman-teman baru yang seluruhnya baru saling bertemu hari ini. Beberapa ada yang sudah terlelap dalam perjalanan, yeah memang cukup jauh dari KLIA 2 menuju pusat kota Kuala Lumpur.

Tiba di Pullman Hotel KLCC

Waktu menunjukkan pukul 14.33 saat saya dan rombongan tiba di Pullman Hotel KLCC. Petugas concierge dengan sigap membantu menurunkan barang bawaan dari van. Kami langsung dipersilahkan masuk ke dalam hotel. Uh rasanya begini banget yah saat menikmati fasilitas bintang 5. Panitia sudah menunggu di ruangan khusus untuk menyambut para peserta dan kami pun masih harus registrasi ulang dan mendapatkan nomor kamar hotel serta goody bag.



Memasuki kamar hotel yang berada di lantai 13 dengan nomor 313 terasa aura kamarnya yang akan menyenangkan. Ternyata teman sekamar belum masuk sehingga saya masih sendirian, mulai deh aktivitas ngevlog terlebih dahulu sebelum berantakan isi kamar. Beberapa fasilitas di dalam kamar memang hampir sama dengan hotel pada umumnya, hanya saja saya suka dengan bathtub nya. Review khusus Hotel Pullman KLCC boleh dibaca juga yah, mana tahu kan teman-teman lagi cari referensi penginapan yang cukup mewah di seputaran KLCC.



Welcome Dinner

Selesai maghrib, kami langsung menuju restoran untuk mengikuti welcome dinner. Seru sekali suasananya, tapi saya tidak ikut dari awal karena waktu yang singkat sehingga masih bersiap di kamar hotel ketika ada kata sambutan. Akhirnya malam itu bertemu dengan teman sekelompok karena kami diberikan pin dengan nama dan nomor kelompok sehingga memudahkan untuk saling bertemu, bertegur sapa.




Diskusi Kelompok

Yeah, ketika sudah bertemu dengan sesama tim maka diskusi kelompok dari online dilanjutkan lagi. Ada banyak pembahasan untuk esok hari yang harus dibahas. Tentunya diskusi kelompok ini menjadi lebih hangat dan mencair diiringi dengan musik dan aneka makanan enak dari restoran. Kami pun tidak lupa berfoto bareng di hari pertama berjumpa.

Well, saya akan masih terus melanjutkan hingga hari kedua,tungguin kelanjutan pengalaman cerita selama mengikuti YSEALI di Kuala Lumpur.


















You Might Also Like

0 Comments

Hai, Silahkan Berkomentar Dengan Bijak

Subscribe