Cantik ( tidak ) Harus Putih. Aku Cantik dan Hitam Manis, Ada Masalah?

Maret 12, 2019

Cantik itu yah putih, kulit cerah merona berkilau gemilang seperti mutiara di dasar lautan. Kalimat yang sering sekali kudengar dari orang lain maupun saat mengobrol dengan teman-teman.

Setelah mendengar banyak teman-teman yang nyinyir masalah warna kulit. Kemudian, hal yang dilakukan selanjutnya adalah mencari segala macam usaha untuk memutihkan kulit. Yeah, aku pun pernah berada di circle yang berusaha memiliki kulit cerah dengan aneka lotion maupun lulur tradisional yang dibuat sendiri. 

Saat masa sekolah tingkat dasar hingga lanjutan mungkin sering sekali saling mengejek dengan teman-teman. Yeah, masalah kulit yang berwarna gelap menjadi bahan lelucon karena dinilai tidak cantik. Seiring berjalan waktu, saat sudah duduk di bangku perkuliahan pun masih sering menerima ejekan kulit yang berwarna tidak putih. Namun, aku sudah terbiasa dengan definisi kebanyakan orang Indonesia bahwa yang putih itu cantik atau cantik itu harus putih padahal banyak yang memiliki kulit putih tapi biasa aja bahkan tidak menarik dipandang wajahnya.

Kulit Tidak Putih Harus Percaya Diri

Well, saat kamu tidak memiliki kulit putih merona yang berkilau seperti mutiara maka jangan bersedih apalagi menyesali kehidupan ini karena Tuhan sudah menciptakan kita sebagai manusia tidak dalam satu warna saja.  Dalam menjalani kehidupan saja kita menghadapi hitam dan putih saat menghadapi proses kehidupan di dunia apalagi persoalan warna kulit maka sudah harus biasa saja saat menerima cacian dari orang yang mungkin (merasa) putih.

Percaya diri itu sangat penting sekali baik dibiasakan saat masih belia sehingga tidak mudah frustasi maupun kecewa ketika menghadapi lambe turah yang mengkritik warna kulit. Saat kita memiliki rasa percaya diri dan berprestasi maka orang lain yang suka mencaci akan malu sendiri jika hanya bisa mengkritisi tanpa mampu mensejajarkan diri dalam level berprestasi.



Kulit Eksotis Idaman Cowok Bule Ganteng

Kamu sering melihat cewek tidak berkulit putih tapi bisa memiliki kekasih yang memiliki kulit cerah dan ganteng bahkan dari luar negeri?. Nah, aku pun sering melihat kejadian seperti itu secara langsung maupun dari channel youtube. Cewek Thailand maupun Indonesia yang tidak memiliki kulit cerah sering memiliki pendamping yang tampan dan tajir. 

Aku pun yang sering menampilkan pose cowok-cowok bule di akun sosial media sering mendapat kritikan tentang kegantengan cowok-cowok tersebut. Bahkan saat aku memiliki pacar cowok Pakistan yang tentu wajahnya ganteng menjadi nyinyiran para lambe turah teman-teman maupun keluarga di sosial media. 

"Ih, kok dapat yah cowok ganteng banyak duit gitu, padahal kan kak Ririn keleng", ujar salah seorang kerabat.

"Hehhehehe, iyalah, menarik lelaki kan tidak harus putih,"jawabku.

"Kakak pulak pande bahasa Inggris kan,"ujar kerabat lainnya.

"Hmmm, makanya pande ngomong English juga donk,"jawabku kembali.

Huooo huooo, ada beranekaragam obrolan lainnya yang mengomentari saat bisa memiliki pacar orang asing yang ganteng dan tajir. Intinya sih, kulit eksotis itu bukan berarti jelek yah, sisi menarik dan menggoda dari warna kulit eksotis lebih banyak loh. 

Setelah aku mensurvei beberapa temanku yang orang asing dari berbagai negara, mereka memiliki jawaban-jawaban menarik kenapa menyukai perempuan Asia terutama dari Thailand dan Indonesia  meskipun yang memang memiliki warna kulit sudah pasti tidak cerah merona. Hmm, kulit eksotis yang menggoda itu memang menyenangkan cowok-cowok bule ditambah lagi kecerdasan dan komunikasi yang menyenangkan juga menjadi poin loh.

So, apakah kamu masih memaksa harus punya kulit putih biar dikatakan cantik?
Atau saat ini merasa tidak cantik karena belum putih?

Hayuk, ciptakan kecantikan luar dan dalam agar semakin menarik dan menjadi idaman serta kesayangan.



Ada yang ingin menambahi boleh beri masukan di kolom komentarnya yah.


You Might Also Like

9 komentar

  1. duluuuu zaman masih sekolah aku srg rendah diri karena kulitku dulu jauuuh lbh gelap. skr juga msh gelap, tp ga segelap dulu :D. sampe aku inget banget mba, pas SD ada yg bilang blak-blakan, aku gosong kayak arang. mungkin saking malunya ya, keinget loh sampe skr. tp setelah kuliah, aku mulai ga peduli sih. apalagi kawan2 kuliahku banyak yg dr oman, arab saudi, bangladesh, india, mongolia, malaysia yg beda2 wrna kulit kita. jadi sadar kalo cantik ga identik putih. yg ptg percaya diri aja dan rawat kulit sebaik dan serutin mungkin. supaya glowing yeee kan ;)

    BalasHapus
  2. Hai gadis idaman para bulek. Ditunggu undangannya sama mr. Pakistan itu ya.

    BalasHapus
  3. Aku suka kali gaya bertutur kak ririn, cantik itu nggak harus putih. Yang penting tau attitude, enak diajak komunikasi, dan wangi.

    BalasHapus
  4. Nggak lah.. Cantik mah kepancar dari konsep diri yang matang dan karakter yang kuat dong. Seperti sis ririn ini contohnya... ��������

    BalasHapus
  5. Mr.Pakistan apa kabar? 😃

    Btw dari dulu aku gak pernah pengen punya kulit pitih. Biarin aja keleng gini. Yang penting kan dirawat.

    Soal obrolan, orang luar cari yang pintar. Cantik putih pun kalau bloon, gak guna toh 😆

    BalasHapus
  6. Kalo miss ririn udah pasti seleranya pun bukan lokalan lagi. Jadi klop gitu ya yang bule suka yang item manis, yang item manis sukanya bule..

    BalasHapus
  7. bener kali tuh kak.. dulu aku suka minder karena tangan dan kakiku banyak bulu-bulu halusnya. suka di ejek gitu. tapi sekarang mah bodo amat aku mah.. wkkwkwk

    BalasHapus
  8. cantik ga harus putih, aku pernah menggepapkankan kulitku karna dulu kulitku itu terlalu cerah dan pucat. Sekarang udah ga terlalu cerah lagi kelihatan lebih sehat. cantik itu yang penting dr hati kan

    BalasHapus
  9. Tos ah kak, cantik ga harus putih. Mau dong jd idaman buleee

    BalasHapus

Terima Kasih Sudah Meninggalkan Jejak

Subscribe